macam macam artikel bahasa jawa
22Juli 2017. Tak ada komentar. Macam-Macam Sesajen – Bagi masyarakat Jawa makanan dengan segala jenis maupun nama dan bahannya mempunyai sejarah yang panjang. Makanan Sesaji Jawa Dan Pengertian sudah disebutkan dalam peninggalan-peninggalan tertulis seperti prasasti dan karya sastra. Berbagai prasasti menyebutkan nama dan fungsi makanan
MacamMacam Kebudayaan Jawa Tengah. Kita ketahui bersama bahwa terdapat banyak unsur Kebudayaan Jawa Tengah, langsung saja kita bahas bersama. Berikut adalah macam-macam Kebudayaan Jawa Tengah yang berkembang pada masyarakat hingga saat ini. Bahasa Jawa juga terbagi menjadi dua klasifikasi, yang pertama adalah bahasa Jawa dialek daerah dan
Macammacam Bahasa Jawa menurut aturan penggunaannya dapat dikelompokkan menjadi 5, yaitu; Bahasa Ngoko, dibagi menjadi 2 jenis bahasa, yaitu Ngoko Lugu dan Ngoko Andhap
MengenalMacam-Macam Fauna Neartik. Posted on 7 August 2022 by YOT Kediri. 07. Aug. Daerah persebaran fauna neartik meliputi Benua Amerika bagian utara, sebagian wilayah Meksiko, dan seluruh wilayah Greenland.
Itulahtadi penjelasan mengenai macam-macam pamali dan akibatnya yang ada di Indonesia. Semoga ulasan tentang macam-macam pamali di Indonesia tersebut dapat
Site De Rencontre Saguenay Lac St Jean. 7 Artikel Bahasa Jawa Tentang Lingkungan. Penjelasan Bait ke-164 Dalam Ramalan Jayabayatatacara adat Jawa hingga sampai pada terciptanya Kebudayaan Jawa dalam kehidupan Suku Jawa di Pulau Jawa ini. Pin Di Pendidikan Contoh ini akan dibagi menjadi dua bahasa yaitu 3 teks deskripsi dalam bahasa Indonesia dan 3 lainnya teks deskripsi dalam bahasa Inggris. Contoh artikel bahasa jawa deskriptif. Teks deskripsi bahasa jawa Paragraf Deskriptif Adalah. Oleh karena itu bahasa dan pemilihan kata yang digunakan harus kata yang populer. Contoh Cerita Fantasi Tentang Hewan. Contoh Artikel Deskriptif Bahasa Jawa Begitu juga dengan artikel deskriptif bahasa jawa kalian harus memahami pengertian dari Artikel Deskriptif. Posting pada bahasa bahasa indonesia bahasa inggris ditag artikel artikel adalah ciri ciri artikel definisi artikel jenis jenis artikel macam macam artikel pengertian artikel pengertian artikel dalam bahasa jawa pengertian artikel dan contohnya struktur artikel tujuan artikel unsur unsur artikel. 10 Artikel Bahasa Jawa Tentang Lingkungan Sekolah. CONTOH JURNAL Inilah contoh artikel deskriptif bahasa jawa yang Anda perlukan. Contoh Latar Belakang Etos Kerja. Kumpulan Contoh Artikel Bahasa Jawa Lengkap Ciri-Ciri Terlengkap Contoh artikel. Pakaiannyacelana pendek dan baju kaos yang telah koyakmelukiskan. Kali Amazon minangka kali paling dawa nomer loro ing kali sawise Nil Afrika. 6 Artikel Bahasa Jawa Tentang Kebudayaan. Contoh artikel deskriptif bahasa jawa. Contoh teks deskripsi bahasa jawa tentang makanan tradisional. 8 Artikel Bahasa Jawa Tentang Sampah. Soal Ulangan Bahasa Jawa Kelas 4 Semester 2 K13. Nanging yen dideleng saka jumlah aliran banyu sekunder Kali Amazon minangka kali sing mili aliran sing paling gedhe. 11 Artikel Bahasa Jawa Tentang. Contoh artikel bahasa jawa olahraga. Contoh Teks Deskripsi Tentang Alam Hewan Sekolah Rumah Struktur. Artikel deskriptif bahasa jawa. Contoh Teks Deskripsi Bahasa Jawa Tentang Alam. 5 Artikel Bahasa Jawa Tentang Batik. Contoh artikel deskriptif dalam bahasa jawa contoh artikel deskriptif bahasa jawa contoh artikel deskriptif dalam bahasa jawa contoh artikel deskriptif bahasa jawa contoh artikel ilmiah contoh artikel bahasa jawa contoh contoh artikel contoh artikel yang baik dan benar contoh artikel ilmiah pendidikan contoh artikel penelitian. Maka supaya dapat menggambarkan kenyataan hidup cerita narasi biasanya menerangkan tempat waktu suasana tingkah laku urutan kejadian dan sebagainya. 7 Contoh Karangan Deskripsi Singkat Dalam Bahasa Indonesia Dosenbahasa Com Karangan Bahasa Indonesia Bahasa. 9 Artikel Bahasa Jawa Tentang Batik. 3 Pengertian Artikel. Contoh Pantun Jenaka Madura. Contoh Artikel Deskripsi Bahasa Jawa. Artikel deskripsi basa jawa a. Contoh artikel deskripsi dalam bahasa jawa contoh artikel deskripsi bahasa jawa contoh artikel ilmiah contoh artikel bahasa jawa contoh artikel singkat contoh contoh artikel contoh artikel pendek contoh artikel yang baik dan benar contoh artikel ilmiah pendidikan contoh artikel. Contoh Surat Resmi Bahasa Sunda Maulid Nabi. Definisi dan arti artikel. Contoh Teks Deskriptif Basa Jawa – Bahasa Indonesia TULADHA TEKS DESKRIPTIF BASA JAWA WASIS BASA JAWA Berbagi Informasi dan Ilmu Pengetahuan Tentang Bahasa Sastra dan Budaya Jawa untuk Pembelajaran. Contoh Puisi Aku Anak Sehat. Jagadraya dan isinya diciptakan dengan ketentuan. Berikut beberapa contoh artikel bahasa Jawa yang dapat dipelajari dan dijadikan acuan dalam membuat tugas sekolah. Contoh Artikel Deskriptif Bahasa Jawa Tentang Lingkungan Artikel Bahasa Jawa Tentang Kesehatan Lingkungan Sekolah Contoh Artikel Prediktif Bahasa Jawa Tentang Lingkungan Kumpulan Soal pelajaran 6 Contoh karangan essay tentang lingkungan sekolah artikel bahasa jawa tentang pencemaran lingkungan – Brainlycoid Contoh Lain Pidato Bahasa Jawa dengan Tema Kebersihan Contoh Puisi Bahasa Jawa. Oktober 11 2017 Karangan narasi merupakan sebuah karangan yang bertujuan untuk menceritakan pengalaman hidup seseorang. 5 Contoh Teks Deskripsi Bahasa Jawa Dan Artinya Tataotak. Materi teks deskriptif bahasa Jawa kelas 7 Sekolah Menengah Pertama. Contoh Paragraf Deskripsi Tentang Lingkungan – Pengertian dan Contoh 21 Contoh Teks Deskripsi – Tujuan Ciri Struktur Jenis 7 Contoh Teks Deskripsi Singkat dalam Berbagai Kasus Lengkap contoh artikel deskriptif bahasa jawa SeputarIlmuCom PDF PENANDA VERBA PASIF DALAM BAHASA JAWA Classroom_Bhs Jawa X_Teks Artikel Viena Mellanda Sari. Temukan sejumlah artikel penting tentang contoh teks tanggapan deskriptif dalam bahasa jawa berikut ini dan pilih yang terbaik untuk Anda. Contoh Teks Deskripsi Bahasa Jawa Tentang Makanan Tradisional Sumber dari. Contoh Proposal Kegiatan Sosial. 2 Ciri-Ciri Artikel Jawa. Contoh Artikel Preskriptif Bahasa Jawa Resep Kue Klepon Pancen ana loro jenis resep kue iki sing dikenal neng tengah masyarakat yaiku Resep Klepon Ketan lan Resep Klepon telo. Contoh teks deskripsi tentang hewan kelinci hampir disetiap negara kita bisa menemukan banyak kelinci dengan jenis yang bergam tentunya mulai dari daratan amerika hingga ke ujung indonesia. Contoh Naskah Drama Cerita Rakyat Malin Kundang. Kali Amazon dumunung ing bawana Amérika Kidul. 1262020 Contoh Teks Deskripsi Setelah kita mengetahui masing-masing penjelasan mengenai berbagai teks diartikel sebelumnya. Berikut teks deskripsi bahasa jawa tentang klepon dan onde-onde yang dapat kita jadikan sebagai salah satu contoh untuk membuat tugas khususnya saat menyususn teks deskripsi senggunakan bahasa jawa baik ngoko krama maupun krama inggil. Materi Artikel Bahasa Jawa. Contoh Announcement Yang Ada Di Sekolah. Deskripsi getuk dalam bahasa jawa. 4 Contoh Atikel Bahasa Jawa Singkat. Artikel Lainnya Karangan Narasi Dalam Bahasa Jawa Beserta Contoh dan Terjemahannya. Struktur artikel bahasa jawa dan penjelasannya. Contoh deskripsi makanan tradisional mendut dalam bahasa jawa. Contoh Artikel Deskriptif Bahasa Jawa Tentang Lingkungan Penerapan Hari Berbahasa Jawa Di Lingkungan Sekolah Berkomunitas Khus Kumpulan Contoh Artikel Bahasa Jawa Lengkap Ciri Ciri Terlengkap. Artikel Deskriptif adalah sebuah artikel atau tulisan yang berisi ungkapan dari fakta-fakta menurut sudut pandang si penulis. 5 Contoh Teks Deskripsi Bahasa Jawa Dan Artinya Tataotak Kumpulan Contoh Artikel Bahasa Jawa Lengkap Ciri Ciri Terlengkap Contoh Artikel Bahasa Jawa Tentang Kebudayaan Pendidikan Sch Id 50 Contoh Surat Lamaran Kerja Pramugari Dalam Bahasa Inggris Dan Artinya In 2021 Guru Words Surat Contoh Karangan Deskripsi Artikel Prediktif Bahasa Jawa Artikel Desa Wisata Gambar Kata Yang Waras Ngalah Kaos Yang Waras Ngalah Red Perempuan Pembawa Anjing Ke Masjid Bogor Jadi Tersangka Yang Waras Ngalah By Islam Kaos Gambar Lucu Kumpulan Contoh Artikel Bahasa Jawa Lengkap Ciri Ciri Terlengkap Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Singkat Halaman All Kompas Com Contoh Teks Eksplanasi Tentang Covid 19 Halaman All Kompas Com Contoh Artikel Dalam Bahasa Jawa Rasanya Free Download Contoh Format Raport Tk Paud Kb Versi Pdf Pendidikan Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Kumpulan Contoh Artikel Bahasa Jawa Lengkap Ciri Ciri Terlengkap Pakeman Basa Sunda Contoh Cacandran Kapamalian Kila Kila Jsb Basa Sunda Rpp Daring Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 1 Dan 2 Bahasa Teks Belajar Kumpulan Contoh Artikel Bahasa Jawa Lengkap Ciri Ciri Terlengkap Struktur Artikel Bahasa Jawa Dan Penjelasannya Berbagi Struktur 13 Teks Prosedur Cara Membuat Mie Instan Dalam Bahasa Inggris Teks Bahasa Inggris Bahasa
Daftar Isi 3 Tingkatan Bahasa Jawa Bahasa Jawa Ngoko Bahasa Jawa Krama Bahasa Jawa Madya Contoh Kosa Kata Bahasa Jawa Contoh Bahasa Jawa Ngoko Contoh Bahasa Jawa Krama Contoh Bahasa Jawa Madya Solo - Terdapat beberapa tingkatan dalam penggunaan bahasa Jawa sehari-hari. Adapun setiap tingkatan bahasa Jawa tersebut memiliki makna dan fungsinya tersendiri, tujuannya agar seseorang dapat berkomunikasi sesuai unggah-ungguh atau tata penggunaan bahasa, masyarakat Jawa memiliki aturan atau unggah-ungguh yang didasarkan pada kedudukan pembicara dan lawan bicara. Aturan tersebut digunakan untuk menghindari kesalahpahaman antara kedua pihak yang sedang dari buku Tingkat Tutur Bahasa Jawa 2013 oleh Soepomo Poedjosoedarmo dkk, berikut macam-macam tingkatan yang ada dalam bahasa Jawa lengkap dengan contohnya. Bahasa Jawa NgokoBahasa Jawa tingkat ngoko mencerminkan rasa tak berjarak atau rasa tak segan antara satu orang dengan orang lainnya. Jadi, jika seseorang ingin menyatakan keakraban dengan orang lain, bahasa Jawa tingkat ngoko-lah yang seharusnya dipakai. Dengan kata lain, bahasa Jawa tingkat ngoko biasa digunakan dalam berkomunikasi dengan teman akrab dan orang-orang yang berstatus sosial tinggi juga berhak untuk menunjukan rasa tak enggan terhadap orang lain yang berstatus sosial lebih rendah. Misalnya guru berhak memakai ngoko terhadap muridnya dan orang tua berhak memakai ngoko terhadap yang berhubungan akrab tapi saling menghormati satu sama lain biasanya memakai tingkat tutur ngoko yang halus. Mereka biasanya orang dari kalangan para pegawai negeri, priyayi, dan Jawa KramaBahasa Jawa tingkat krama adalah tingkat yang mencerminkan makna penuh sopan santun. Tingkatan ini menandakan adanya perasaan segan atas orang yang belum dikenal atau orang yang berwibawa, berpangkat, dan dulu, banyak keluarga Jawa yang mengharuskan anak-anaknya menggunakan bahasa krama jika berbicara dengan orang tua mereka. Di sekolah, anak-anak juga diharapkan untuk menggunakan bahasa krama terhadap gurunya. Hal ini ditekankan untuk mengajarkan anak-anak mengenai adat dan sopan Jawa MadyaBahasa Jawa tingkat madya adalah penuturan tingkat menengah antara krama dan ngoko. Tingkatan ini menunjukan perasaan sopan dalam taraf sedang. Tingkat madya awalnya adalah bahasa tingkat krama namun dalam perkembangannya mengalami informalisasi, penurunan tingkat, dan karena itu, bahasa Jawa tingkat madya menurut kebanyakan orang dianggap sebagai bahasa yang setengah sopan dan setengah tidak. Bahasa madya juga dianggap tidak terlalu kasar karena harus menaruh sopan santun tapi rasa segannya tidak setinggi bahasa Kosa Kata Bahasa JawaContoh Bahasa Jawa NgokoCangkem mulutWeteng perutMangan makanTuru tidurTuwa tuaMlebu masukPayu lakuBungah senangTuna rugiObah berubahContoh Bahasa Jawa KramaDinten hariSinten siapaMlebet masukMambet bauKawon kalahMajeng majuPajeng lakuKajeng kayuLemantun lemariKantun tertinggalContoh Bahasa Jawa MadyaAmpun janganOnten adaAjeng akanAwi mariNdika kamuNgadeg berdiriTebih jauhSade jualAos nilaiAmargi karenaItulah macam-macam tingkatan dalam bahasa Jawa lengkap dengan contohnya. Semoga bermanfaat dalam memperbaiki penggunaan bahasa sehari-hari, Lur!Artikel ini ditulis oleh Santo, peserta Program Magang Besertifikat Kampus Merdeka di detikcom. Simak Video "Viral! John Lennon Ubah Lirik 'Imagine' Jadi Bahasa Jawa" [GambasVideo 20detik] ahr/ahr
Artikel bahasa Jawa saat ini semakin diminati dan banyak dicari. Hal itu karena Bahasa Jawa merupakan Bahasa daerah yang paling banyak digunakan di IndonesiaSehingga sering untuk membuat artikel, apalagi untuk pelajaran hanya itu, sekarang ini tidak sedikit website yang berfokus pada pembuatan artikel berbahasa penulisan artikel dalam Bahasa Jawa ini sangat bagus karena termasuk dalam melestarikan budaya di Jawa sendiri dalam pengucapan ataupun penulisan mempunyai tingkatan-tingkatan yaitu dari ngoko, madya, hingga sekali yang mencari tentang jenis jenis artikel bahasa jawa,artikel bahasa jawa tentang lingkungan,artikel bahasa jawa tentang budi pekerti,contoh artikel eksploratif bahasa jawa dan yang lainnyaTapi, semua itu mempunyai struktur yang sama. Lalu bagaimana struktur artikel berbahasa Jawa? Anda bisa mencari tahu secara lengkapnya di bawah Juga Aturan Penulisan Catatan Kaki yang Benar Beserta Contohnya6 Rahasia Menulis Artikel dengan Cepat Hanya 20 MenitStruktur Artikel Bahasa Jawa1. Judul Artikel Head2. Pembukaan Lead3. Leher Artikel Bridge4. Isi Artikel Body5. Penutup EkorBerita Terkait1. Judul Artikel HeadJudul atau dalam Bahasa Jawa yaitu irah-irahan adalah struktur artikel yang begitu itu karena judul merupakan kalimat yang nantinya menjadi yang pertama kali dilihat oleh para alasan kenapa judul artikel harus dibuat dengan semenarik hanya menarik, judul juga perlu untuk mengandung isi dari artikel secara dari itu, saat ini tidak sedikit penulis atau pengarang artikel membuat judul setelah selesai membuat dapat dikatakan sebagai umpan penting yang berfungsi untuk memengaruhi keputusan dari para sebab itu, sangat wajar jika judul tidaklah dapat dibuat secara asal-asalan, termasuk pada artikel berbahasa Pembukaan LeadLead atau pembukaan menjadi struktur kedua setelah judul dalam pembuatan berfungsi untuk menjadi pembukaan ataupun pembahasan dasar sebelum masuk pada bagian informasi penting yang nantinya akan lead terletak di paragraf pertama dan berupa uraian narasi, rangkaian dari peristiwa yang aktual, penyataan, sampai artikel yang dibuat sifatnya lebih santai, artikel pada bagian lead bisa diberi kalimat tanya ataupun kalimat sapaan pada para bertujuan agar semakin menarik pembaca untuk membaca artikel sampai ke bagian yang inti. Penulisan lead sendiri ada dua teknik yang dapat digunakan, yaitu induktif serta Leher Artikel BridgeLeher artikel menjadi bagian struktur ketiga dalam penulisan artikel. Biasanya leher artikel ini berisi satu uraian sebagai penghubung lead dengan inti atau isi ada juga artikel yang lehernya mengaitkan satu permasalahan dengan permasalahan artikel sama halnya dengan bagian lainnya, perlu untuk dibuat dengan sebaik mungkin agar pembaca tidak langsung pergi padahal belum membaca isi dari Isi Artikel BodyInti atau isi artikel adalah struktur yang selanjutnya. Bagian yang satu ini isinya adalah penjelasan pokok informasi yang ingin untuk diberikan secara jelas atau detail, tapi tidak keluar dari topik yang bisa mengetahui kualitas dari artikel yang berbahasa Jawa dengan durasi baca dari para pengunjung penting untuk membuat isi dari sebuah artikel yang rinci, dalam namun juga enak untuk Penutup EkorPenutup ini merupakan struktur terakhir dalam penulisan artikel. Biasanya di bagian ini terdapat kesimpulan dari informasi ataupun permasalah yang sudah diuraikan pada halnya dengan bagian-bagian lain, penutup ini juga perlu untuk menggugah untuk itu supaya pembaca artikel menjadi lebih terkesan dengan artikel bagian penutup ini tidak jarang yang berisi ajakan, saran, kata mutiara hingga itulah struktur dalam artikel berbahasa tersebut sebenarnya bisa Anda terapkan di artikel apapun dalam artikel Bahasa indonesia atau bahasa mempunyai peranan yang penting dalam pembuatan atau penulisan dalam menulis artikel Anda juga perlu untuk mengikuti dan sesuai dengan kaidah penulisan lupa untuk menyimak artikel berkaitan sebelumnya mengenai Tips Membuat Artikel Singkat Lebih artikel ini sangat bermanfaat bagi kamu jangan sungkan untuk langsung share saja artikel ini supaya orang-orang mengetahui tentang artikel berbahasa jawa bermanfaat dan ditunggu artikel menarik yang akan segera tayang di website hypetuts ini terima kasih.
Origin is unreachable Error code 523 2023-06-15 210146 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d7dbff1eede1c0c • Your IP • Performance & security by Cloudflare
Unggah-Ungguh Basa Jawa yaitu aturan adat masyarakat Jawa perihal sopan santun, tatakrama, tatasusila menggunakan Bahasa Jawa. Macam-macam Bahasa Jawa menurut aturan penggunaannya dapat dikelompokkan menjadi 5, yaitu;Bahasa Ngoko, dibagi menjadi 2 jenis bahasa, yaitu Ngoko Lugu dan Ngoko Andhap yang dibagi ke dalam 2 jenis bahasa, yaitu Antya Basa dan Basa Antya.Bahasa Madya, dibagi menjadi 3 jenis bahasa, yaitu Madya Ngoko, Madya Krama, dan Krama, dibagi menjadi 5 jenis bahasa, yaitu Mudha Krama, Kramantara, Wredha Krama, Krama Inggil, dan Krama KedatonBahasa Kasar Penjelasan mengenai unggah-ungguh basa Jawa lengkap beserta contoh kalimat unggah-ungguh basa Jawa akan kami ulas pada pembahasan berikut ini. A. Bahasa Jawa Ngoko Bahasa Jawa Ngoko yaitu jenis bahasa jawa yang digunakan untuk berbicara dengan masyarakat umum/ masyarakat biasa. Bahasa Jawa ngoko dibedakan menjadi dua golongan, yaitu ngoko lugu dan ngoko andhap. 1. Ngoko LuguBahasa ngoko lugu fungsinya untuk berbicara atau dialog antara orang tua dengan anak cucunya, masyarakat umum pada umumnya atau seorang anak dengan temannya. Bangsawan dengan pelayannya, berbicara sendiri. a. Orang tua dengan anak/ cucunya Contoh Orang tua dengan anak/ cucunya Bapak = Le, kapan anggonmu teka?Ngoko lugu Anak = Pengestunipun Bapak, wilujeng. Kala wau enjang jam 10 anggen kulo dumugi ing ngriki.Ngoko lugu b. Sesama masyarakat biasa atau anak dengan temannya Contoh A = Mas Agus, aku mbok ya kokwuruki garapan nulis Jawa ndhek wingi kae. Yen ora, mengko rak aku sida didukani Pak Guru. Dhasar aku ndhek wingi ora mlebu, ora pamit pisan.Ngoko lugu B = Lho, ya gene ta, kok ora mlebu barang ki? Enya iki, turunen bae, mumpung isih esuk mengko mundhak selak mlebu.Ngoko lugu c. Pejabat/ petinggi dengan bawahannya Contoh A = Mbok Minah, mengko kowe gawea slametan tumpeng kaya adate nyetauni putumu si thole.Ngoko lugu B = Menika rak dede dinten Rebo Pahing tingalanipun putra sampeyan Ndara Den Bagus ta, Ndara?Ngoko lugu d. Orang yang berbicara sendiri Contoh E, tak turu sedhela, awakku kok kesel, ora kira-kira.Ngoko lugu 2. Ngoko Andhap Ngoko Halus Ngoko andhap atau ngoko halus dibedakan menjadi dua macam, yaitu antya-basa dan Antya-basa, merupakan bahasa yang digunakan dalam berbicara antara orang tua dengan anak muda yang lebih tinggi pangkatnya atau satu orang dengan orang lain yang sudah erat sekali pertemanannya. Kata "kowe" menjadi "sliramu". Berwujud perpaduan bahasa ngoko dan krama inggil, tidak mengkramakan ater-ater dan panambang. Contoh Ngoko lugu = Kowe apa ora lunga menyang kantor? Antya-basa = Sliramu apa ora tindak menyang kantor? b. Basa-antya, yaitu bahasa yang digunakan untuk berbicara antara orang tua dengan anak muda yang lebih tinggi pangkatnya. Kata "kowe" menjadi "panjenengan". Berwujud perpaduan bahasaa ngoko, krama dan krama inggil, tidak mengkramakan ater-ater dan panambang. Contoh Ngoko lugu = Yen kowe wis duwe wektu, mbok ya menehi layang. Basa-antya = Yen panjenengan wis kagungan wekdal, mbok ya maringi, serat. Keterangan Kata-kata yang tidak dikramakan seperti 1 kata ganti = iki, iku, apa, sapa, endi, pira, kapan, kepriye, yagene; 2 kata sebab = marang, menyang, saka, nganti, utawa, yen; 3 kata-kata keterangan saiki, mengko, mau, dhek, seprana, seprene, semono, mangkene, mengkono, isih, wis, durung, arep, lagi, maneh. B. Bahasa Jawa MadyaBahasa madya yaitu salah satu unggah-ungguh bahasa Jawa antara bahasa ngoko dan bahasa krama. Bahasa madya berwujud kata madya yang masih bercampur dengan bahasa ngoko atau bahasa krama. Bahasa madya ngoko biasanya digunakan untuk berbicara oleh orang-orang desa di Jawa pada umumnya. Bahasa madya dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu madya ngoko, madya krama dan Bahasa Madya Ngoko Bahasa madya ngoko yaitu bahasa yang digunakan untuk percakapan antara pedagang dengan sesama pedagang. Kata "aku" menjadi "kula", kata "kowe" menjadi "dika". Berwujud bahasa madya dan ngoko, ater-ater, dan panambang tetap ngoko. Contoh bahasa Madya Ngoko Ngoko lugu = Kowe kok sajak kesusu ngajak mulih aku, ana perlune apa, ta? Madya ngoko = Dika kok sajak kesusu ngajak mulih kula, onten perlune napa ta? 2. Bahasa Madya Krama Bahasa madya krama yaitu bahasa percakapan antara istri pejabat dengan suaminya. Berwujud bahasa madya, krama dan krama inggil. Tetapi tidak mengkramakan ater-ater dan panambang. Contoh bahasa Madya Krama Ngoko lugu = Pakne, wayah ngene kok wis arep menyang kantor, apa akeh gawean? Madya krama = Pakne, wanci ngeten kok empun ajeng tindak tang kantor, napa kathah padamelan? 3. Bahasa Madyantara Bahasa madyantara yaitu bahasa percakapan antara orang biasa dengan orang biasa, atau petinggi dengan saudara yang lebih rendah pangkatnya. Kata “kowe" menjadi "mang", "samang", atau "sampeyan". Contoh bahasa Madyantara Ngoko Lugu = Kowe rak wis duwe tumbak sing luwih apik, ta? Madyantara = Sampeyan rak empun duwe tumbak sing luwih apik ta? C. Bahasa Jawa Krama Bahasa krama dibedakan menjadi lima golongan, yaitu mudha krama, kramantara, wredha krama, krama inggil, dan krama desa. 1. Bahasa Mudha Krama Bahasa mudha krama yaitu bahasanya anak muda dengan orang tua, bahasa murid dengan gurunya, bahasa pejabat dengan pejabat. Kata "aku" menjadi "kula", kata "kowe" menjadi "panjenengan". Berwujud bahasa krama dan krama inggil, mengkramakan ater-ater dan panambang. Contoh bahasa Mudha Krama Ngoko andhap = Menawa panjenengane ibu marengake, aku arep ndherek. Mudha krama = Menawi panjenenganipun ibu marengaken, kula badhe dherek. Keterangan a. Ater-ater = dak diganti kula, ko diganti dipun b. Panambang = ku diganti kula, mu diganti panjenengan atau sampeyan, e diganti dipun, ake diganti aken 2. Bahasa Kamantara/ Krama Lugu Bahasa kramantara atau krama lugu yaitu bahasa percakapan antara orang tua dengan orang yang lebih muda, merasa menang status sosial atau pangkat yang lebih tinggi. Kata "aku", menjadi "kula", kata "kowe", menjadi "sampeyan". Contoh bahasa Kramantara Ngoko lugu = Dhek wingi kowe rak wis dak ngerteni, awit aku ora bisa teka sadurunge jam sepuluh. Kramantara = Kala wingi sampeyan rak sampun kula criyosi, bilih kula boten saged dhateng saderengipun jam sedasa. Keterangan a Ater-ater = dak diganti kula, koe diganti sampeyan, di diganti dipun b Panambang = ku diganti kula, mu diganti sampeyan, e diganti ipun, ake diganti aken 3. Bahasa Wredha Krama Bahasa wredha krama yaitu bahasa percakapan orang tua dengan orang yang lebih muda. Kata "aku" menjadi "kula", kata "kowe" menjadi "sampeyan". Bahasa wredha krama berwujud kata-kata krama, tetapi ater-ater dan panambang tidak dikramakan. Contoh bahasa Wredha Krama Ngoko lugu = Kowe mangkono wis ora kekurangan apa-apa, bebasan kari mangan karo turu. Wredha krama = Sampeyan mekaten sampun boten kekirangan punapa-punapa, bebasane kantun nedha kaliyan tilem. 4. Bahasa Krama Inggil Bahasa krama inggil yaitu bahasa percapakan antara orang tua dengan kaum ningrat, atau orang biasa dengan pejabat/ petinggi, anak muda dengan orang tua. Kata "kula" menjadi "adalem", "abdi-dalem", "kawula", kata "panjenengan" menjadi "panjenengan-dalem". Bahasa krama inggil berwujud bahasa krama semua, seperti bahasa mudha krama. Contoh bahasa Krama Inggil Mudha krama = Sowan kula ing ngarsa panjenengan, perlu nyadhong dhawuh panjenengan. Krama inggil = Sowan adalem ing ngarsa panjenengan-dalem perlu nyadhong dhawuh panjenengan-dalem. 5. Bahasa Krama Desa Bahasa krama desa yaitu bahasa percakapan antara orang-orang desa yang biasanya orang-orang tersebut masih butasastra. Kata-kata yang digunakan dalam bahasa krama desa, mempunyai ciri-ciri sebagai berikut iniKata krama atau krama-inggil dikramakan lagi, seperti nama menjadi nami; sepuh menjadi sepah; tebih menjadi tebah, waja menjadi waos, kata-kata krama-inggil terhadap dirinya sendiri seperti asta kula, kula paringi, kula dhahar, kata-kata kawi, seperti yoga sampeyan; nem santun; turangga sampeyan, dengan keadaan, seperti ambetan-duren, pethakan-mori, singetan-pete, samberan-pitik, mempunyai arti sendiri, seperti dhekemen-dhele, watesan-semangka, boga-agung, dst. Contoh bahasa Krama Desa Ngoko lugu NL = Lo, kowe Tin, apa padha slamet? Krama desa KD = Pangestu sampeyan, inggih wilujeng, sowan kula ngaturaken kagungan sampeyan pantun gagi sapunika sampun sepah. NL = Sokur ta, jagung lan kedhele apa during tuwa? KD = Boganipun dereng, dekemanipun kados sepeken engkas sampun sepah. NL = Paestrenmu koktanduri apa? KD = Kula dhawahi walesan, nanging boten cekap, amargi kebenan pejah 1 Kata = aku diganti kula, kowe diganti sampeyan 2 Ater-ater = dak diganti kula, ko diganti sampeyan, di diganti dipun 3 Panambang = ku diganti kula, mu diganti sampeyan, e diganti ipun, ake diganti aken 4 Kata-kata dalam bahasa krama desa diantaranya; kedhele krama desane = kedhangsul, dhekeman kwali krama desane = kwangsul jaran krama desane = kepel belo krama desane = belet mori krama desane = monten kori krama desane = konten ratan krama desane = radosan wedi krama desane = wedos kacang krama desane = kaos tuwa krama desane = sepah jagung krama desane = boga, gandum gaga krama desane = gagi tembako krama desane = santun segelo krama desane = segenten dhuwit krama desane = yatra wani krama desane = wantun duren krama desane = ambetan Imogiri krama desane = Maginten Semarang krama desane = Semawis Wonosaba krama desane = Wonosowan Pati krama desane = Santenan Boyolali krama desane = Bajulkesupen Salatiga krama desane = Salatigen Kendal krama desane = Gajihan Temanggung krama desane = Temanggel Kediri krama desane = Kedinten Karangasem krama desane = Kawisasem Pekalongan krama desane = Pengangsalan Parakan krama desane = Pendetan Banyumas krama desane = Toyajene D. Bahasa Jawa Kedhaton Basa Bagongan Bahasa kedhaton basa bagongan yaitu bahasa percakapan para prajurit dan abdi raja di dalam kerajaan dan didepan petinggi kerajaan. Berwujud kata-kata krama dengan kata-kata bahasa kedhaton. Ater-ater dan panambang, jika yang berbicara itu prajurit dengan prajurit, abdi raja dengan abdi raja, tidak dikramakan. Namun jika abdi raja itu berbicara dengan pangeran-putra, ater-ater dan panambang harus dikramakan. Perbedaan bahasa kedhaton Surakarta dan NgayogyakartaNgayogyakarta Utawa Purusa/wong kapisan aku, kedhatone manira Madyama Purusa/wong kapindho kowe, kedhatone pakenira. Surakarta a Aku bagi para putra-sentana, menjadi mara. Kowe bagi para putra-sentana, menjadi para. b Aku bagi para punggawa, menjadi manira. Kowe bagi para punggawa, menjadi pakenira. c Aku bagi para panewu-mantri, menjadi kula. Kowe bagi para panewu-mantri, menjadi jengandika. d Aku bagi para pujangga, menjadi robaya. Kowe bagi para pujangga, menjadi panten. Keterangan a Ater-ater = dak diganti manira, ko diganti pakenira, di tetap di b Panambang = ku menjadi kula, mu menjadi dalem, e tetap e, ake tetap ake c Kata-kata kedhaton diantaranya; punapa, kedhatone = punapi iki, kedhatone = puniki iku, kedhatone = puniku ayo, kedhatone = nedha gajah, kedhatone = dirada macan, kedhatone = sardhula ora, kedhatone = boya ana, kedhatone = wenten inggih, kedhatone = enggeh bae, kedhatone = besaos kebo, kedhatone = mundhing jaran, kedhatone = kuda Iya, kedhatone = enggeh doyan, kedhatone = seta seje, kedhatone = seyos dhewe, kedhatone = dhawak isih, kedhatone = meksih weruh, kedhatone = meninga sumangga, kedhatone = wawi kandhane, kedhatone = pojare duwe, kedhatone = darbe keris, kedhatone = curiga cemethi, kedhatone = tembung apa, kedhatone = punapi Contoh A = Kala wingi ing griya jengandika punapi wonten tamu? B = Enggeh, adhi kula angka gangsal saking Ngayogyakarta? A = Sajake kok wenten damel ingkang wigatos. B = Boya, namingtuwi besaos, amargi rumaos kangen,sampun lami boya kepanggih. E. Basa Jawa Kasar Bahasa jawa kasar yaitu pada umumnya berasal dari kata dalam bahasa ngoko dan kata kasar, merupakan bahasanya orang yang yang sedang marah-marah. Contoh bahasa Jawa Kasar Lha, wong rupamu, pantes karo dhapure, jegosmu ya mung nguntal karo micek. Contoh Kalimat Unggah-Ungguh Bahasa Jawa Ngoko Andhap ngoko Alus Ngoko lugu = NL; Ngoko andhap = NA; Krama alus = KM Contoh 1. NL = Bapak mulihe jam pira, Di? NA = Bapak kondure jam pira, Di? KM = Bapak konduripun pukul pinten? 2. NL Nar! Layang iki wenehna Pak Guru! NA = Nar! Layang iki caosna Pak Guru! KM = Mas Nar, serat punika caosaken Pak Guru. 3. NL = Yen ora gelem, ya ora dadi ngapa. NA = Yen ora kersa ora dadi ngapa. KM = Menawi mboten kersa inggih mboten dados punapa. 4. NL = Sing nganggo klambi bathik iku sapa? NA = Sing ngagem klambi bathik iku sapa? KM = Ingkang ngagem ageman bathik punika sinten? Contoh Kalimat Unggah-Ungguh Bahasa Jawa Krama Alus Ngoko andhap = NA; Krama alus = KA Contoh = Priyayi iku pasuryane bagus. KA = Priyayi menika pasuryanipun bagus. 2. NA = Jayus didukani Pak Guru amarga ora ngumpulake PR. KA = Jayus dipun dukani Pk Guru amargi mboten ngumpulaken PR. 3. NA = Dhik Hasan ditimbali ibu, diparingi jajan. KA = Dhik Hasan ditimbali ibu, dipun paringi jajan. 4. NA = Mbak Tutik ditimbali simbah, dingendikani, anggone arep omah-omah. KA = Mbak Tutik dipun timbali Simbah, dipun ngendikani anggenipun badhe emahemah. 5. NA = Rawuhe Bapak Presiden Susilo Bambang Yudoyono ing Semarang didherekaken bapak-bapak mentri. KA = Rawuhipun Bapak Presiden Susilo Bambang Yudoyono wonten Semarang dipun dherekaken bapak-bapak mentri. 6. NA = Unjukane Bapak wis adhem. KA = Unjukanipun Bapak sampun asrep. 7. NA = Pak Lurah ngendikane dimidhangetaken wargane kanthi permati. KA = Pak Lurah ngendikanipun dipun midhangetaken warganipun kanthi permati. 8. NA = Titihane Pakdhe diampil Bapak. KA = Titihanipun Pakdhe dipun ampil Bapak. 9. NA = Adhik ditimbali Bapak, diutus mundhutake rokok. KA = Adhik dipun timbali Bapak, dipun utus mundhutaken ses rokok. 10. NA = Aku diutus Bapak, supaya nyaosaken layang iki marang Pak Lurah. KA = Kula dipun utus Bapak, supados nyaosaken serat punika dhateng Pak Lurah. Baca juga Tembung Camboran Tegese, Tuladha, lan Wujude Pengertian, Contoh, dan Jenisnya Tembung Entar Lan Tegese dalam Bahasa Jawa Tembung Saroja dan Artinya Secara Lengkap Tembung Garba Dalam Bahasa Jawa dan Contohnya Demikian ulasan tentang "Unggah-Ungguh Basa Jawa Bahasa Ngoko, Bahasa Madya, dan Bahasa Krama" yang dapat kami sampaikan. Baca juga artikel Bahasa Jawa dan kebudayaan Jawa menarik lainnya hanya di situs
macam macam artikel bahasa jawa